Lagi-lagi…
Ini mungkin “Tahun Kehilangan” bagiku. Dalam 3 bulan ini, kehilangan lagi seseorang yang cukup berarti
Terasa menyanyat, tapi untung tak terlihat. He3…dikira Lebai lagi
Selamat jalan kawan, semoga dapat kehidupan yang lebih baik lagi
Lagi-lagi…
Ini mungkin “Tahun Kehilangan” bagiku. Dalam 3 bulan ini, kehilangan lagi seseorang yang cukup berarti
Terasa menyanyat, tapi untung tak terlihat. He3…dikira Lebai lagi
Selamat jalan kawan, semoga dapat kehidupan yang lebih baik lagi
Ditulis dalam Uncategorized
Panas mencekam 34 derajat, menguapkan sisa-sisa air yang berlindung di bawah kulit tipisku. Sang surya tampaknya berkacak pinggang serasa Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam FeeL
2 tahun lalu berdoa “Semoga 2thn lg aku dapat job yg lbh baik lg”. Ternyata bener-bener terkabulkan.
Ema c… bukan pindah perusahaan, tapi pindah posisi. Secara struktur dalam chart nya, aku masih ja sejajar alias cuma berguling aja.
Dulu di bawah telapak kaki banteng, sekarang di bawah telapak kaki gajah. Tapi, di posisi basah ni, kesempatan untuk naik jauh sangat besar. Minimal aku ngk lagi harus bergadang cuma cari uang makan.
Sayang… terasa seperti memandang manusia es saat jumpa ma kawan-kawan. Seakan ada kata bergema dalam tengkorak mereka. “Kenapa harus Wawan?” Bahkan, beberapa atasanku mulai menurunkan suhu mata mereka, “Gema dinding berbunyi “Anak baru, saingan baru”. Mungkin cuma pobia yang terbentuk lewat revolusi ini.
Tapi.. wawan harus bisa jaga kesombongan. AKU CUMA ORANG BIASA
Ditulis dalam FeeL

Pukul 07.00 aku masuk kantor, seperti biasa briefing pagi adalah menu sarapan kami. Tak biasanya Leader membuka briefing itu dengan kalimat ini :
“Hari ini ada dua kabar, yang satu kabar baik yang lainnya kabar buruk.”. Duh, masuk pagi udah nggk enak banget nih. “Yang pertama, kabar buruk. Wawan masuk dengan wajah muram.” Kontan aku kaget. He3… keliatan banget ya? Baca Lanjutannya…
Bergegas malam itu ku berangkat. Tampak sepi kumenunggu mesin tua itu menjemputku. Sesampai di ruang kerja, ku tengok lantai kotor teracuhkan. Suara senyap lebih sunyi dari pada jeritan jangkrik. Yang ada tinggal kepanikan dua orang dengan roman datar tanpa kata-kata. Baca Lanjutannya…
Menuliskan kata-kata terasa lebih mudah daripada berbicara. Kita tak perlu bersusah payah untuk melukiskan imajinasinya. Terserah mereka bagaimana menoreh film di atas lembaran otak-otak yang ada.
Wajah merupakan topeng alam yang tercetak di muka. Rautnya berubah sepanjang waktu mengikuti aliran hati kita. Topeng-Topeng yang murah mulai merambah pasar-pasar dunia, menjadi wajah alternatif bagi manusia saat bicara
Seperti apa topeng kita, selera ini yang tercipta untuk kepuasan hati, entah hati siapa yang ingin direngkuh, atau hanya demi diri ini.
Kuingat, ada seorang pernah menuliskan :
“Bila kita mengejar kesempurnaan, maka kita akan kecewa” Baca Lanjutannya…
Aku hanyalah manusia
Yang butuh cinta dan dicintai
Aku kan terus mencoba
Untuk tetap cinta dirimu u u Baca Lanjutannya…
Era Gombalisasi telah datang menggusur Modernisasi. Semua yang berbau HighTEch bukan lagi jadi barang tertiery. Mudah dan cepat didapatkan. Mulai dari HP, Laptop bahkan Home Teater yang dulunya hanyalah khayalan, dengan speed yang tinggi bisa kita pesan lewat deringnya bunyi telepon. Semua kejemuan ini diperparah dengan pemanfaatan yang kurang bertanggung jawab. Bahkan sering digunakan untuk menyerang orang lain. Baca Lanjutannya…
Komentar Terakhir